Papa T Bob dimataku


Masih ada yang berat di dada sejak tadi pagi. Dapat kabar di grup Wa ngasih tau kalo Papa T Bob meninggal. 

Kaget, sedih campur aduk. Pengennya sih segera pergi melayat, tapi kondisi lagi sakit. baru aja barusan mimisan. Agak kleyengan kepalaku, limbung. Lagipula agak jauh lokasinya dari tempatku. 

Belum lama aku sempat chat di wa dengan beliau, meski ga panjang. Cuma saling sapa dan menanyakan keadaan masing2. Karena sehari sebelumnya aku sempat liat beliau posting foto. Aku seneng dia terlihat lebih sehat, lebih segar. Karena memang sudah beberapa tahun ini dia menderita sakit Diabet. Malah sampe berobat ke Kuala Lumpur dengan rutin. 

Oh ya pasti ada yang bertanya siapa itu Papa T Bob? Rasanya untuk orang awampun nama itu tidak asing. Beliau adalah pencipta lagu anak-anak yang populer di Tahun 80an. Sebagian besar lagu anak-anak saat itu pasti adalah karya beliau.

Kalo mau liat biograpi beliau, langsung aja cek di https://id.wikipedia.org/wiki/Papa_T_Bob karena disini aku cuma mau cerita Papa T Bob versi aku.

Perkenalanku dengan beliau belum begitu lama, mungkin sekitar 3-4 tahun lalu. Awal cuma sekilas-kilas dan ga pernah saling sapa. Baru setelah kita ada di satu wadah Komunitas Seniman komunikasi dengan beliau rada kerap. Meski sebatas kalo ada kerjaan aja.

Papa T Bob yang aku kenal adalah orang yang disiplin. Kalo ada event atau janji apapun, dia paliiing duluan datang dan hadir. Top deh dedikasinya kalo untuk yang satu itu. Beliau juga orang yang ramah dan mudah akrab dengan siapa saja. 

Memang sejak ketemu itu, aku aga sedikit pangling karena bobot badannya menyusut dan terlihat kurus. Dulu aku ga pernah berani tanya-tanya kenapa, sebelum dia cerita duluan. Ga berani sama senior takut disangka lancang dan sok akrab..hehe...

Tapi memang seingatku, kalopun ngobrol dengan beliau, selalu membahas tentang sakitnya, pengobatannya. Dia ga ngopi seperti temen2 seniman lainnya. kalo sesekali, dia selalu bawa gula khusus sendiri. 

Setahun lalu, aku aga heran tapi sekaligus senang saat beliau ikut kegiatan survey lokasi ke vila adiknya Pak Sisco Batara (Ayah Bondan Prakosa yang dulu penyanyi cilik juga, hitnya : Si Lumba-lumba). Beliau tampak segar, semangat dan nyanyiiiii terus. Dengan diiringi keyboard dari pak Sisco, aku melihat Papa T Bob yang berbeda. Bahkan saat yang lain bergantian menyanyi, beliau ikut joget-joget senang dan terlihat hepi.

Kita ngobrol ngalor ngidul, karena suasana vila itu memang asik untuk santai. Lokasi di Sentul, tempat yang akan kami jadikan lokasi pertemuan 3 bulanan Komunitas kami.

Setelah itu, ada beberapa kegiatan dan event yang aku terlibat didalamnya dengan Papa T Bob. Meski ga pernah bicara masalah pribadi, tapi cukup membuat kami menjadi sangat akrab. Sebagai orang baru kenal, tapi rasanya sudah mengenal bertahun-tahun.

2 Bulan lalu, Papa T Bob harus masuk Rumah sakit. Dan sempat diopname beberapa lama. Meski dia diopname, beliau masih aktif di salah satu grup wa. Menyapa, memberi kabar, sesekali bercanda. Terakhir dia ga lagi di rawat di Rumah sakit. Beobat jalan tapi tetap rutin supply obat ke tubuhnya. Saat masuk rumah sakit itu, yang aku tau ada masalah dengan paru-parunya. Bahkan pernah sedot cairan yang ada di paru-parunya.

Sekarang Papa T Bob telah tiada. Udah ga ngerasa sakit lagi. Aku kehilangan seseorang yang semangat memperjuangkan nasib Seniman terutama Pencipta lagu. Karena itu salah satu aktifitas yang sedang kami kerjakan. Semoga harapan beliau bisa dapat jalan kemudahan, dan terealisasi dengan baik. Supaya dia bisa melihat jerih payahnya ini dari surga sana.

Selamat beristirahat mas wanda, Papa T Bob. Karyamu Luar Biasa, untuk dunia musik anak-anak di tanah air. Karya yang abadi..seabadi namamu....

#Alfatihah



 Ini Video aku rekam setahun lalu. Papa T Bob terlihat sehat segar dan senang...hik


Comments

Popular posts from this blog

Ini Tentang Cinta (original ciptaanku)